A-news.id, Tanjung Redeb – Di tengah kondisi ekonomi yang kian sulit, kepedulian terhadap sesama menjadi ujian bagi banyak pihak. Namun, bagi Nuhgrahi Mawan, atau yang akrab disapa Ahong, krisis bukanlah alasan untuk berpangku tangan. Pengusaha lokal ini kembali menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung.
Dalam aksi kemanusiaan yang telah berulang kali ia lakukan, Ahong kali ini mengirimkan tiga truk bantuan berisi kebutuhan pokok, termasuk air mineral, mi instan, kopi, gula, dan teh. Bantuan yang nilainya lebih dari setengah miliar rupiah itu didistribusikan oleh perwakilan warga Bena Baru, Logan.
“Kami memahami betapa sulitnya situasi saat ini. Daya beli masyarakat menurun, sementara bencana datang tanpa kompromi. Ini bukan kali pertama kami bergerak, dan tentu bukan yang terakhir. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak tidak merasa sendirian,” ujar Ahong, Direktur PT PASN.
Banjir yang melanda Bena Baru menambah daftar panjang bencana alam yang terjadi belakangan ini. Pemerintah memang memiliki tanggung jawab dalam penanganan bencana dan distribusi bantuan, namun kehadiran pengusaha lokal seperti Ahong menjadi bukti bahwa solidaritas sosial masih terjaga di tengah krisis.
Langkah cepat Ahong dan timnya mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka menilai bantuan ini sangat berarti, terutama di saat kondisi ekonomi yang sedang lesu. Dengan aksi nyata yang terus berlanjut, Ahong membuktikan bahwa kepedulian tidak harus menunggu, dan bantuan tidak harus datang dari pemerintah saja.
“Solidaritas dan gotong royong masyarakat adalah kekuatan yang mampu meringankan beban mereka yang sedang dilanda musibah,” pungkasnya. (Yf)